Beranda Berita STF Dukung Pengembangan Wirausaha Muda melalui Zixera Pop Culture Preneur Fest 2026

STF Dukung Pengembangan Wirausaha Muda melalui Zixera Pop Culture Preneur Fest 2026

14

Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Berita STF Online – Lembaga Social Trust Fund (STF) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kewirausahaan generasi muda melalui kemitraan pada kegiatan Zixera Pop Culture Preneur Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Empowering Gen Z to Build Innovative and Sustainable Businesses in the Digital Era” sebagai upaya mendorong lahirnya wirausahawan muda yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan industri digital.

Zixera Pop Culture Preneur Fest 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan berupa seminar kewirausahaan, kompetisi business plan, serta bazar bisnis mahasiswa yang menjadi wadah bagi peserta untuk tidak hanya menyusun konsep usaha, tetapi juga mengimplementasikan ide bisnis mereka secara langsung melalui praktik berwirausaha. Berbagai bidang usaha yang diangkat meliputi kuliner, fashion, teknologi, industri kreatif, otomotif, hingga halal industry.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan FEB UIN Jakarta, Prof. Dr. Ibnu Qizam, S.E., M.Si., Ak., CA. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa mahasiswa perlu memiliki semangat inovasi dan jiwa kewirausahaan sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompetitif.

Sebagai salah satu mitra (partnership) kegiatan, STF memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Zixera Pop Culture Preneur Fest 2026 melalui pendanaan yang berasal dari Dana ‘ Tokio Marine Life Indonesia dan disalurkan melalui STF untuk mendukung edukasi kewirausahaan mahasiswa. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen STF dalam memperluas akses pembelajaran, meningkatkan kapasitas generasi muda, serta mendorong tumbuhnya ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus.

Head of Marketing Communications and Corporate Branding Department Tokio Marine Life Indonesia, Verawati Gondokusumo, mewakili Tokio Marine Life Indonesia menyampaikan keynote speech mengenai pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mencetak generasi entrepreneur yang mampu menjawab kebutuhan pasar sekaligus menciptakan bisnis yang berkelanjutan.

Sesi seminar menghadirkan sejumlah praktisi dari berbagai sektor industri. Rangga Dwi Basuki, Ketua Komite Tetap Kewirausahaan UMKM KADIN Indonesia, menjelaskan bahwa peluang usaha di Indonesia semakin terbuka luas berkat dukungan berbagai kebijakan pemerintah.

“Kesempatan di level industri makro maupun UMKM saat ini sangat didukung oleh pemerintah. Namun, seorang pengusaha harus memiliki mental yang kuat, konsisten, dan berjiwa besar. Kesombongan adalah awal dari kehancuran,” ujarnya.

Sementara itu, Raffi Adhikara Yunus, CEO dan Founder Photomatics, mengajak mahasiswa untuk tidak takut memulai usaha dari skala kecil. “Jangan takut memulai bisnis dari hal kecil, karena tidak semua bisnis besar dimulai dari sesuatu yang besar. Yang terpenting adalah konsistensi dalam menjalankan usaha,” katanya.

Materi mengenai literasi keuangan disampaikan oleh Nur Sania, S.E., AWP., QWP. Ia menekankan bahwa kemampuan mengelola keuangan dan memahami manajemen risiko merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan sebuah usaha. “Literasi keuangan sangat penting dalam menjalankan bisnis. Selain itu, manajemen risiko juga diperlukan untuk meminimalkan potensi kerugian dan menjaga keberlangsungan usaha,” jelasnya.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia industri, dan lembaga filantropi seperti Social Trust Fund (STF), Zixera Pop Culture Preneur Fest 2026 diharapkan mampu menjadi ruang belajar yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, memperluas jejaring, serta melahirkan ide-ide bisnis yang inovatif, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

TIDAK ADA KOMENTAR