Ditengah isu ekonomi nasional, tentu memberikan dampak bagi masyarakat desa. Semakin tingginya harga bahan pokok dan sedikitnya pendapatan ekonomi keluarga ini menjadi faktor masalah yang timbul di lingkungan keluarga. Maraknya pinjaman online, pinjaman daring dan juga fenomena judi online menjadi ancaman baru.

Mungkin awalnya masyarakat berpikir adanya pinjaman online yang prosesnya mudah mampu membantu memenuhi kebutuhan keluarga kala mendesak dan butuh cepat, tapi bunga yang berkali-kali lipat membuat gagal bayar. Alih-alih membuka kran pendapatan baru, mereka memilih suatu yang instan yaitu bertaruh nasib dalam lingkaran judi online yang menjanjikan keuntungan berkali lipat, meski sudah banyak korban yang tidak hanya kehilangan harta benda, kerluarga, bahkan nyawa.

Direktur Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta Prof Amelia Fauzia, MA.Ph. D menyadari ibu-ibu dan perempuan di desa memegang peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Selain berperan dalam mengatur kebutuhan rumah tangga, ibu-ibu juga memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui ekonomi lokal.

Hal tersebut membuat Sekertaris STF UIN Jakarta, Ibu Sri Hidayati, M.Ed menggandeng mitra strategis PT Tokio Marine Life Insurance dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta dalam menyelanggarakan program pemberdayaan Masyarakat melalui  “Pelatihan Literasi Keuangan dan Mindset Usaha: Perempuan Berdaya” di Aula Cercondeso (Center for Rural Community Development and Social Entreprenuership) atau Pusat Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kewirausahaan Sosial di Desa Cidokom, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tujuan diadakannya pelatihan ini, “Akan membekali mindset wirausaha, literasi keuangan dasar, dan identifikasi peluang usaha lokal.” Ujar Ibu Sri ditengah-tengah acara berlangsung. Lebih lanjut, Ibu Sri menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilanjutkan dengan program pendampingan usaha bagi peserta ibu-ibu Desa Cidokom

Tujuan yang sejalan dengan nilai-nilai dari Tokio Marine membuat Bapak Alexander Mahendrawan selaku SPV Marketing & Corporate Planning mengatakan pelatihan pemberdayaan perlu dilakukan agar mampu menyelesaikan permasalahan ekonomi Masyarakat, serta membuka ide-ide dan gagasan baru untuk membuka peluang usaha.

Pelatihan ini menghadirkan para pembicara handal di bidangnya seperti Bapak Novi Andrianto, ST. AWP, QWP, QCRO,CSC,C.SA (Vice President Agency Training & Manpower Development Tokio Marine) yang membawakan tema, “Literasi Keuangan Keluarga” dan Ibu Dr. Prilla Kurnia Ningsih Lc., ME.Sy (Pelaku Usaha Perempuan, Dosen Kewirausahaan FEB UIN Jakarta) membawakan tema, “Mindset Usaha” . Serta dipandu oleh moderator Ibu Dr. Dwi Nur’aini Ihsan, M. M selaku Dosen FEB UIN Jakarta.

Pada acara ini sekaligus meresmikan website UMKM Desa Cidokom oleh Bapak Kepala Desa Sain Saputra, S.E yang dapat diakses melalui tautan: pasarcidokom.online, pembuatan website ini dibantu oleh Kelompok KKN 75 UIN Jakarta yang melakukan pengabdian selama 1 bulan di Desa Cidokom. Website ini dibuat untuk dapat menjangkau market global.

Pelatihan ini memberikan dampak yang baik di masyarakat, Ibu Ida Farida selaku Ketua PKK mengungkapkan, “Jika ada kegiatan pelatihan lagi kami akan ikut dan mengajak ibu-ibu lagi.” Ujarnya pada sesi evaluasi.

Harapannya, melalui pendekatan partisipatif dari banyak pihak, mampu menjadi titik awal terbentuknya kelompok-kelompok usaha perempuan yang mandiri, kreatif dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga seta menggerakan ekonomi desa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here