Bogor, STF News— Guna mendorong tata kelola wakaf lebih berorientasi kemaslahatan umat sebagai pihak mauquf alaihi atau penerima manfaat, Badan Wakaf Indonesia (BWI) mengundang para stakeholder wakaf mengikuti Sosialisasi Waqf Core Principles (WCP). Social Trust Fund sebagai lembaga sosial kemanusiaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta turut hadir sebagai undangan pada acara yang dilangsungkan di Bogor, Jawa Barat, Rabu (24/4/2019).

Pembukaan kegiatan dilakukan langsung Wakil Sekretaris BWI Dr. H. Fachrurroji, LC, MA, mewakili Ketua BWI yang berhalangan hadir. Fachrurroji mengungkapkan, kegiatan ini merupakan sosialisasi kali pertama bagi WCP yang digagas oleh Bank Indonesia (BI) dan BWI dan diikuti oleh nazhir (pengelola) lembaga wakaf profesional. Lebih jauh, mengutip dari Prof. M. Nuh selaku ketua BWI, Fachrurroji menyampaikan komitmen BWI mendorong pegiat wakaf untuk sering melakukan muawanah (bersinergi) antara satu sama lain.

Sinergi para pegiat wakaf, sambungnya, dibutuhkan karena berbagai persoalan sosial membutuhkan solusi utuh dari seluruh pemangku kepentingan. “Institusi wakaf khususnya pada ranah wakaf produktif dapat berperan penting dalam mengatasi persoalan-persoalan sosial,” ujar ahli perwakafan ini.

Dalam kesempatan itu, Direktur STF UIN Jakarta Amelia Fauzia Ph.D yang diminta memberikan tanggapan atas acara tersebut mengaku sangat mengapresiasi kerjasama yang dilakukan BWI dan BI dalam sosialisasi WCP, khususnya pada Henri Tanjung, Ph.D selaku Ketua Divisi Kenaziran BWI. Menurut Amelia, prinsip-prinsip dasar tata kelola wakaf ini diharapkan dapat mendorong lembaga wakaf untuk memaksimalkan skema wakaf peroduktif dan menjadikan lembaga wakaf semakin profesional sehingga mampu memberikan kontribusi bagi kesejahteraan dan penguatan masyarakat dengan prisip keadilan sosial.

Amelia sangat mengapresiasi karena telah diundang dalam acara sosialisasi ini. Menurutnya STF sebagai salah satu lembaga yang baru saja mendapatkan izin dalam penghimpunan wakaf produktif yaitu wakaf uang. “Keikutsertaan ini menjadi tempat belajar dan cambuk semangat agar STF dapat mengelola wakaf produktif dengan sukses dan amanah, insya Allah. Aamiin,” harapnya. (Dewi),

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here