Jakarta, 11 Februari 2026 — Social Trust Fund (STF) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Expose UIN Jakarta 2026 yang diselenggarakan sebagai ajang promosi dan sosialisasi akademik tahunan bagi calon mahasiswa. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., didampingi jajaran Wakil Rektor, para Dekan Fakultas, serta sivitas akademika.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Eksekutif Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Bekti Cahyo Hidayanto, S.Si., M.Kom., serta Kepala Sub Divisi Pengembangan Alumni LPDP, Tri Susilo. Expose tahun ini diikuti lebih dari 2.000 peserta dari sekitar 200 sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, STF UIN Jakarta menyosialisasikan Program Beasiswa Mahasiswa UIN Jakarta sebagai bagian dari komitmen penyediaan akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Koordinator program beasiswa STF,. Dr. Jakiatin Nisa, M.Pd., menyampaikan bahwa program beasiswa merupakan salah satu program unggulan STF dalam mendukung mahasiswa S1 dhuafa dan berprestasi yang mengalami keterbatasan biaya pendidikan.

“Sejak 2012 hingga 2026, STF telah menyalurkan beasiswa sebesar Rp2,9 miliar kepada 1.428 mahasiswa UIN Jakarta. Program ini menjadi bentuk nyata komitmen kami dalam memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi mahasiswa yang membutuhkan,” ujarnya 

Ia juga menjelaskan bahwa pada tahun 2024, STF menyalurkan beasiswa dan bantuan studi sebesar Rp442.321.800 kepada 138 mahasiswa UIN Jakarta. Program beasiswa STF mencakup Beasiswa Prestasi, Beasiswa Kemanusiaan, Beasiswa Orang Tua Asuh, Beasiswa Pelajar Daerah Terpencil, Beasiswa Perdamaian, serta program khusus seperti Professor Azyumardi Azra Scholarship (PAAS), Professor Nabilah Lubis Scholarship (PNLS), dan Professor Husni Rahim Scholarship (PHRS).

Selain bantuan biaya pendidikan selama dua semester, penerima beasiswa juga memperoleh program capacity building berupa pelatihan public speaking, kepenulisan, bahasa asing, kewirausahaan, serta keterlibatan dalam kegiatan kerelawanan di lingkungan STF.

Lebih lanjut, Dr. Jakiatin Nisa menyoroti meningkatnya kebutuhan beasiswa akibat kenaikan UKT mahasiswa hingga 30–50 persen sejak 2024.

“Rata-rata pendaftar beasiswa setiap semester mencapai 200–300 mahasiswa, sementara kapasitas pendanaan saat ini baru dapat menjangkau 40–50 mahasiswa atau sekitar 17–31 persen dari total pendaftar. Karena itu, STF menargetkan peningkatan jumlah penerima menjadi 70 mahasiswa per semester melalui optimalisasi penggalangan dana zakat, infak, sedekah, wakaf, serta kolaborasi dengan berbagai mitra,” tambahnya.

Melalui partisipasi dalam Expose UIN Jakarta 2026, STF berharap semakin banyak calon mahasiswa dan sivitas akademika yang mengetahui serta mendukung program beasiswa ini, sehingga kebermanfaatannya dapat dirasakan oleh lebih banyak mahasiswa UIN Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here