STF News — Sambil memegang kartu antrian dan duduk di kursi plastik, Ibu Siti Saadah, sapaannya, sedang mengantri cek kesehatan gratis bersama ibu-ibu lainnya. Ia bercerita, minggu lalu ada undangan ke rumah untuk menghadiri acara Sosialisasi Bungkesmas, dilengkapi Pelatihan Manajemen Keuangan Keluarga dan Cek Kesehatan Gratis di tanah wakaf UIN tepatnya Center For Rural Community Development and Social Enterpreneurship (Cercondeso) Jl Intan I , RT 01/03, Desa Cidokom Gunung Sindur, Bogor.

Bungkesmas merupakan kegiatan advokasi menabung dan pengolalaan keuangan keluarga serta penguatan ekonomi berupa jaminan asuransi murah. Manajer Bungkesmas Sri Hidayati, M.Ed. mengatakan kegiatan ini didukung 100% oleh Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation. Adapun total dana bantuan yang diberikan sebesar Rp.12.000.000,- (Dua Belas Juta Rupiah). MAI Foundation telah menitipkan santunan Bungkesmas ke 100 dhuafa, yang kemudian dibagi di tiga wilayah yaitu, Bogor, Tangerang dan Lebak.

“Program Bungkesmas bisa mendorong dhuafa agar tenang bekerja, lebih produktif, dan memiliki jaminan agar tidak terpuruk ketika kena musibah sehingga bisa meningkatkan ekonomi mereka,” ungkapnya.

Acara yang berlangsung di Cidokom beragam mulai dari cek kesehatan gratis, pelatihan manajemen keuangan keluarga, dan santunan penyerahan Bungkesmas. Acara tersebut dihadiri oleh Direktur STF UIN Jakarta Amelia Fauzia, M.A. dan Kepala Desa Cidokom Bapak Sain Saputra, S.E.

Kepala Desa Cidokom Sain Saputra, S.E. mengaku bersyukur STF UIN Jakarta yang didukung oleh MAI Foundation peduli dengan warga Cidokom dan memberikan santunan berupa jaminan kesehatan Bungkesmas selama setahun. Menurutnya program Bungkesmas sangatlah membantu warga Cidokom yang berpenghasilan tak menentu terlebih para janda.

“Program Bungkesmas benar-benar bagus dan memang menjadi pelengkap BPJS. Saya mendukung adanya program Bungkesmas di wilayah ini dan nantinya saya akan melanjutkan informasi ini ke kantor lurah dan warga-warga di lingkungan saya,” ungkapnya.

Direktur STF UIN Jakarta Amelia Fauzia, M.A. mengucapkan terima kasih kepada MAI Foundation atas dukungannya dalam membantu memberdayakan masyarakat khususnya di tiga wilayah tersebut. Semoga adanya santunan Bungkesmas ini lebih menjangkau dalam membantu warga dhuafa.

Selanjutnya, pada Minggu 3 Maret 2019, tim Bungkesmas berkolaborasi dengan mitra Bungkesmas yaitu Gerakan Infaq Beras Tangerang juga memberikan sosialisasi Bungkesmas. Acara sosialisasi Bungkesmas ini dilengkapi dengan pemberian santunan kepada 30 dhuafa dan pelatihan manajemen keuangan keluarga.

Acara penyerahan santunan Bungkesmas yang berlokasi di Tangerang ini mendatangkan Ketua Komisi III DPRD Banten Bapak H. Iskandar M.Sos. salah satu tokoh penting yang ada di wilayah sekitar. Dalam sambutannya, H. Iskandar M.Sos. mengatakan program Bungkesmas sangat murah dan kaya akan manfaatnya.

Menurutnya, program Bungkesmas, sangat menjangkau masyarakat yang berpenghasilan rendah dengan jaminan kesehatan yang murah. Ia pun mengibaratkan menabung perharinya 2ribu, manfaatnya apabila sakit rawat inap perharinya 100ribu hingga 90hari.

“Jaminan kesehatan yang murah dan mudah, tinggal foto KTP saja dan kita belajar menabung. Manfaatnya sudah banyak sekali ini, pokoknya warga sekitar sini harus ikut Bungkesmas,” tuturnya.

Peserta yang hadir mayoritas pedagang dan ibu rumah tangga. Selain diberi Pelatihan Manajemen Keuangan dan santunan Bungkesmas, peserta juga dapat paket sembako yang berisi beras, minyak, teh dan gula.

Wilayah selanjutnya yaitu di Lebak Banten, tim Bungkesmas akan bekerjasama dengan salah satu mitra yaitu Pattiro Serang memberikan santunan Bungkesmas ke 40 dhuafa di wilayah Lebak. Acara tersebut akan berlangsung pada 10 Maret yang akan mendatang. Adapun rencananya sosialisasi Bungkesmas ini akan dilengkapi dengan pelatihan Manajemen Keuangan Keluarga dan penyerahan santunan dari MAI Foundation.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here