Jakarta, 27 September 2026 — Menjadi bagian dari sebuah organisasi tidak hanya tentang menjalankan tugas dan program kerja, tetapi juga tentang membangun hubungan, mengenal satu sama lain, dan tumbuh bersama. Semangat tersebut menjadi bagian dari kegiatan Malam Keakraban (Makrab) dan Musyawarah Kerja (Muker) Volunteer Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta yang berlangsung pada Sabtu–Minggu, 26–27 September 2026 di Villa Cercondeso, Desa Cidokom, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Kegiatan yang diikuti 48 peserta ini menjadi ruang bagi volunteer lama dan baru untuk memperkuat solidaritas sekaligus menyusun arah program kerja STF ke depan.

Kegiatan dibuka dengan rangkaian seremoni yang dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan pengurus. Sebagai Wakil Ketua Volunteer STF UIN Jakarta, Habibul Najib mengajak para volunteer menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk saling mengenal, mengasah solidaritas, serta membangun keberlangsungan organisasi. Sementara itu, Ketua Pelaksana Makrab, Bryan, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk membangun hubungan baru antara volunteer lama dan volunteer baru. Ia juga mengajak para peserta untuk hadir dengan keterbukaan, baik dalam berbagi pengalaman maupun menerima pembelajaran dari volunteer yang telah lebih dahulu berproses di STF.

Selain mempererat kebersamaan, rangkaian kegiatan pada hari pertama juga diisi dengan Musyawarah Kerja (Muker). Kegiatan ini menjadi ruang bagi setiap divisi untuk memaparkan program kerja, ketentuan, serta rencana kegiatan yang akan dijalankan selama satu tahun ke depan. Kepengurusan Volunteer STF terdiri atas lima divisi, yaitu Divisi Program, Divisi Kewirausahaan, Divisi Fundraising, Divisi Media, serta Badan Pengurus Harian (BPH), yang bersama-sama mendukung pelaksanaan program STF UIN Jakarta.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi antarvolunteer yang menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dan pembelajaran. Para volunteer juga diajak untuk menjaga keseimbangan antara keterlibatan di STF, tanggung jawab akademik, serta upaya meraih prestasi.

Memasuki hari kedua, kegiatan ditutup dengan pesan dari Ibu Sri Hidayati, S.Ag., M.Ed., Sekretaris STF UIN Jakarta. Ia menekankan pentingnya menjadikan STF sebagai ruang untuk mengenali sekaligus mengembangkan potensi diri. Menurutnya, kemampuan yang sebelumnya belum terlihat dapat berkembang ketika seseorang mendapatkan ruang dan kesempatan untuk mengeksplorasi diri. Para volunteer pun didorong untuk memanfaatkan berbagai fasilitas dan kesempatan di STF, meningkatkan kompetensi, serta membangun portofolio melalui pengalaman selama berproses bersama.

Melalui Makrab dan Muker 2026, STF UIN Jakarta berharap para volunteer tidak hanya semakin mengenal satu sama lain, tetapi juga memiliki arah kontribusi yang lebih jelas dalam menjalankan program organisasi. Kebersamaan yang dibangun diharapkan dapat menjadi bekal untuk bekerja sama, mengembangkan kemampuan, dan menghadirkan manfaat melalui berbagai program STF. (Ibrahim Thoriq — Jurnalis | Nurwanti — Editor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here