Lika-liku yang dialami mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan studi di tengah pandemi tentu tidak mudah. Semenjak Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dinyatakan lockdown per 20 Maret 2020, perkuliahan tatap muka digantikan dengan pembelajaran jarak jauh (pjj). Hal itu juga terjadi pada proses bimbingan skripsi, ujian proposal, proses revisi, hingga proses sidang. Belum lagi jika menempuh pendidikan di jenjang S2 dan S3 tentu rangkaian ujian lebih panjang. Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta telah membagikan kuota internet kepada 64 mahasiswa yang akan mengikuti ujian akhir jenjang S1, S2, dan S3, dengan melampirkan bukti jadwal ujian dari fakultas pada formulir registrasi online STF UIN Jakarta.

Jhonli Aji Kasio, mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan telah melangsungkan ujian pada 20 Mei 2020. Ia mengucapkan terima kasih kepada donatur STF UIN Jakarta sehingga ia bisa menjalaninya dengan lancar tanpa adanya hambatan. “Terima kasih atas bantuan kuota internet yang diberikan, sehingga saya bisa menjalani ujian siding skripsi via online. Alhamdulilah ujiannya lancar dengan adanya koneksi internet yang sangat mendukung,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bantuan seperti ini sangat dibutuhkan mahasiswa saat pandemi, karena menjalani ujian online membutuhkan biaya yang tak sedikit. “Semoga program bantuan kuota ini terus berlanjut sampai pandemi selesai, sehingga makin banyak mahasiswa yang terbantu,” harapnya.

Selain itu, Intan Muthihah Afifah, mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan juga telah menyelesaikan ujian skripsinya pada 28 Mei 2020 silam. Ucapan syukur ‘alhamdulillah’ terucap atas bantuan kuota internet. Kini ia sudah bisa tersenyum meski hanya menggunakan slayer yang tersemat nama dan gelar sebagai sarjana pendidikan dari rumahnya, maklum ia menjalani ujian secara online tidak dilakukan di kampus seperti yang terjadi sebelum adanya pandemi.

Direktur Program STF UIN Jakarta, Sri Hidayati, M.Ed mengungkapkan bantuan kuota ini diberikan kepada mahasiswa yang akan menjalani ujian akhir. Bantuan tersebut merupakan titipan dari para donatur kepada STF UIN Jakarta pada program Bantuan Mahasiswa Terdampak Covid-19. Ia berharap, adanya bantuan ini bisa memperlancar proses kelulusan, sehingga para mahasiswa bisa meneruskan cita-citanya kelak dan dapat membantu keluarganya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here