Jakarta, STF News – Jum’at (22/05/2026) STF UIN Jakarta adalah lembaga sosial dan kemanusiaan yang bergerak dalam penghimpunan dan pengelolaan dana sosial, pemberdayaan masyarakat, advokasi, riset filantropi, serta penguatan praktik filantropi berkelanjutan. Dengan visi “Philanthropy for Social Justice and Peace”, STF UIN Jakarta berkomitmen mendorong kehidupan yang berkeadilan sosial, damai, inklusif, dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan universal. STF UIN Jakarta juga merupakan anggota Forum Zakat dan Perhimpunan Filantropi Indonesia.

STF UIN Jakarta menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam tindakan penghadangan, pembajakan, penahanan, dan perlakuan tidak manusiawi terhadap para relawan kemanusiaan, pekerja filantropi, dan jurnalis yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla 2.0 di perairan internasional Laut Mediterania.

STF UIN Jakarta menyambut baik pembebasan seluruh relawan dan delegasi sipil yang sebelumnya ditahan, termasuk sembilan Warga Negara Indonesia (WNI), serta mengapresiasi langkah diplomatik Pemerintah Republik Indonesia dan dukungan berbagai pihak internasional dalam memastikan keselamatan para relawan. Namun demikian, pembebasan tersebut tidak menghapus fakta bahwa telah terjadi penghalangan terhadap misi kemanusiaan sipil dan perlakuan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan universal, hukum humaniter internasional, dan hak asasi manusia.

Sebagai lembaga yang menjunjung nilai kemanusiaan dan keadilan sosial, STF UIN Jakarta menegaskan bahwa filantropi bukan sekadar aktivitas bantuan sosial, tetapi manifestasi solidaritas dan tanggung jawab moral untuk menjaga martabat manusia tanpa diskriminasi agama, kebangsaan, etnis, maupun identitas politik.

Menyikapi situasi tersebut, STF UIN Jakarta menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Mengecam keras tindakan penghadangan, intimidasi, penahanan, dan perlakuan tidak manusiawi terhadap misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.

2. Mendukung upaya diplomatik dan kemanusiaan internasional untuk menjamin perlindungan pekerja kemanusiaan, relawan sipil, dan jurnalis dalam wilayah konflik.

3. Mendesak dibukanya akses bantuan kemanusiaan yang aman, bebas hambatan, dan berkelanjutan bagi masyarakat sipil Gaza.

4. Mengajak lembaga filantropi, organisasi masyarakat sipil, komunitas lintas iman, akademisi, media, dan masyarakat luas untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan global melalui advokasi damai, edukasi publik, dan dukungan terhadap tata kelola bantuan yang transparan, inklusif, dan berkeadilan sosial.

5. Menegaskan komitmen STF UIN Jakarta untuk terus mendukung praktik filantropi yang berpihak pada keadilan sosial, perdamaian, dan perlindungan terhadap kelompok rentan melalui program charity, advocacy, research, dan endowment.

STF UIN Jakarta percaya bahwa kemanusiaan tidak mengenal batas negara, agama, maupun identitas politik. Solidaritas terhadap masyarakat yang mengalami penderitaan adalah bagian dari tanggung jawab moral bersama demi terciptanya keadilan sosial dan perdamaian dunia.

Demikian pernyataan sikap ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen STF UIN Jakarta terhadap nilai-nilai kemanusiaan universal dan perdamaian dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here