Jakarta, 23 Oktober 2026 — Nilai akademik yang baik memang penting, tetapi kemampuan berkomunikasi dan membangun relasi juga menjadi bekal yang dibutuhkan mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja. Hal inilah yang dibahas dalam kegiatan Talk To Grow: Conversation Strategies to Drive Business Growth & Build Networks di Ruang Diorama, Kampus 1 UIN Jakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pembinaan Beasiswa STF UIN Jakarta Semester Ganjil Tahun 2026 yang diikuti oleh sekitar 20–25 awardee beasiswa STF. Hadir sebagai pemateri, Md. Sajib Raihan merupakan mahasiswa asal Bangladesh dan tengah menempuh magister Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) sekaligus fasilitator komunikasi dan public speaking.
Dalam pemaparannya, Sajib mengajak peserta memahami bahwa percakapan yang baik bukan sekadar tentang bagaimana menyampaikan pendapat, tetapi juga tentang mendengarkan dan memahami orang lain. Sebelum menawarkan ide atau meminta bantuan, seseorang perlu mengenali lawan bicara dan memahami kebutuhannya terlebih dahulu.
“Our main goal is to understand and connect,” ungkap Sajib. Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan setelah pertemuan melalui follow-up dalam 24–48 jam, misalnya dengan menyampaikan kembali hal yang sempat dibicarakan atau mengajak lawan bicara melanjutkan diskusi.
Agar lebih mudah dipahami, peserta juga diajak berlatih melalui studi kasus. Mereka mencoba membuka percakapan, menyampaikan gagasan secara singkat, menanggapi keraguan, hingga menentukan langkah selanjutnya. Latihan ini memberi kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan cara berkomunikasi yang lebih percaya diri dan tetap menghargai lawan bicara.
Melalui kegiatan ini, STF UIN Jakarta berharap para awardee tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga semakin siap membangun relasi, menjajaki peluang kolaborasi, dan menghadapi berbagai situasi di dunia profesional. (Pen. Sania Adilla/Adissa Balqis | Ed. Nurwanti)





