Jakarta, 12 Oktober 2026 — Sejak menjadi mahasiswa baru, Zainul Farihin telah menyimpan impian untuk mengunjungi Haramain pada usia muda. Impian tersebut akhirnya terwujud pada 2026 melalui kesempatan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Internasional di Arab Saudi. Bagi awardee Beasiswa Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta ini, perjalanan tersebut bukan sekadar pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga kesempatan yang telah lama ia harapkan.
“Pastinya KKN internasional merupakan KKN yang sudah saya impikan sejak menjadi mahasiswa baru. Karena saya punya keinginan besar untuk bisa pergi ke Haramain pada masa muda,” ungkapnya. Keinginan itu mulai ia usahakan sejak awal kuliah dengan mencari informasi program KKN di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kemudian dilanjutkan dengan berdiskusi bersama orang tuanya yang mendukung rencana tersebut. “Saya amat bersyukur dan merasa ini merupakan pemberian dari Allah Ta’ala,” tambahnya.
Selama di Arab Saudi, Zainul memperoleh pengalaman yang mengubah cara pandangnya. Ia mengamati bagaimana masyarakat segera melaksanakan salat ketika azan berkumandang. Dan ia juga sangat bersyukur mendapat kesempatan memasuki Raudhah di Masjid Nabawi sebanyak enam kali, serta menyentuh Ka’bah dan Rukun Yamani di Makkah. Ia berharap suatu saat dapat kembali ke Tanah Suci dan mencium Hajar Aswad.
Perjalanan tersebut juga menghadirkan tantangan, terutama cuaca musim panas yang suhunya dapat mencapai 47 derajat Celcius. Di tengah kondisi itu, Zainul merenungkan perjuangan Rasulullah saw. dan para sahabat menghadapi panas tanpa teknologi penunjang kenyamanan seperti saat ini. “Pada zaman ini kita bisa nyaman, ketika panas bisa berteduh, ada AC atau kipas angin. Lantas bagaimana dengan rasa panas yang dirasakan Rasulullah dan para sahabatnya?” tuturnya. Pengalaman itu mendorongnya untuk lebih mendalami perjuangan Rasulullah dan para sahabat.
Bagi Zainul, pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan STF yang telah membersamainya selama menempuh pendidikan di bangku kuliah. Menjadi awardee STF sejak semester tiga hingga saat ini, ia memaknai kesempatan mengikuti KKN internasional sebagai salah satu wujud dari doa dan harapan yang selama ini ia panjatkan. “STF ini sangat berperan penting dalam perjalanan ini,” ungkapnya.
Sebagai bentuk rasa syukur atas dukungan yang telah diterimanya, Zainul juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk mendukung perjalanan pendidikan para awardee STF. “Semoga kebaikan para donatur dapat menjadi amal jariyah, penolong di akhirat, dan diterima di sisi Allah Ta’ala,” tuturnya. Ia pun berharap agar para donatur senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan, sehingga kebaikan yang telah ditanamkan dapat terus tumbuh dan menginspirasi lahirnya kebaikan-kebaikan berikutnya.
Perjalanan Zainul menjadi gambaran bahwa dukungan dan kesempatan yang tepat dapat membantu mahasiswa melangkah lebih jauh dalam meraih cita-cita. Melalui program beasiswa dan pembinaan, STF UIN Jakarta bersama para donatur terus berupaya membersamai mahasiswa dalam mengembangkan potensi serta memperluas pengalaman mereka. Semoga kebaikan yang dititipkan hari ini dapat membuka lebih banyak pintu kesempatan bagi mahasiswa lainnya untuk bertumbuh, berkarya, dan memberikan manfaat bagi sesama. (Penulis: Ibrahim Thoriq | Editor: Nurwanti)





