Beasiswa mampu merekatkan persahabatan yang koyak. Dengan mempertemukan para pelajar Indonesia Timur yang kelompoknya sedang bertikai dalam satu sekolah, kita bisa merestorasi harmoni. Beasiswa ini mengajak teman-teman berkontribusi memberi ruang buat mereka agar bisa saling sapa.

Ini tahun pertama Social Trust Fund UIN Jakarta bermitra dengan Lembaga Perdamaian Indonesia (LPI) berupaya mengurangi dampak konflik dengan program Beasiswa Perdamaian untuk Anak Papua. Selain memberikan bantuan biaya Pendidikan anak Papua berupa SPP, juga mengadakan kegiatan yang dapat mempersatukan anak-anak Papua dalam sebuah perbedaan. Sebelumnya STF UIN Jakarta telah menjalankan program Beasiswa Perdamaian di Poso selama 3 periode tahun ajaran.

Beasiswa Perdamaian Poso 2018-2019

DAMAI pAPUA, HARMONI iNDONESIA

Tujuan umum dan tujuan khusus: Membangun generasi papua muda damai melalui beasiswa pendidkan, peace building, dan national building

Kelompok Sasaran: Siswa-siswi tidak mampu yang terdampak konflik untuk mengakses pendidikan, pengembangan karakter perdamaian di Kota Jayapura

Jumlah penerima manfaat: Penerima maanfaat langsung dari program ini adalah 20 orang siwa-siswi tingkat SMA yang terdiri dari 10 perempuan dan 10 laki-laki, dengan mempertimbangkan komposisi keagamaan.

Bantuan Pendidikan saja tidak cukup. Kenapa? Bagi anak-anak yang tinggal di wilayah paska dan rentan konflik dan kekerasan, misi perdamaian dalam beasiswa harus menjadi nilai tambah (added value) baik bagi anak, keluarga maupun organisasi pelaksana dan masyarakat di sekitarnya. “Model beasiswa ini tidak hanya memberikan pemenuhan kebutuhan biaya Pendidikan seperti SPP, buku pelajaran, uang ujian, uang saku, uang seragam, namun juga berorientasi pada menguatnya relasi antar penerima, keluarga dan kelompok agama yang berbeda. Oleh karenya, selain gender, proporsi suku Papua dan non Papua juga menjadi acuan utama. Model ini belum banyak dikembangkan jika melihat maraknya beasiswa yang hanya fokus pada satu aspek saja, yaitu akses pendidikan atau penunjang prestasi.” Ujar Ridwan Al-Makassary.

Wujudkan perdamaian untuk Indonesia Timur

“Program beasiswa ini sangat unik, karena selain anak-anak tambah semangat belajarnya, kami orang tua juga dipertemukan dengan saudara yang berbeda agama. Seperti ini kami (Kristen) bisa turut dalam halal-bihalal Idul Fitri.” —Wali murid penerima beasiswa, yang merasa adanya beasiswa ini seperti anugrah bagi para wali murid seperti dirinya. Program Beasiswa Perdamaian Poso (2018-2019).

“Berterima kasih kepada Sekolah Perempuan yang tetap memberi perhatian terhadap pendidikan anak-anak secara khusus bagi anak Hardi Bolabu dan anak Sinta Maria Elita Pasoa penerima beasiswa. Saya berharap agar program Beasiswa Perdamaian STF UIN Jakarta bisa berlanjut dan dapat menjangkau juga anak-anak lain yang perlu di bantu.”Kepala SMP Negeri 2 Malei. Program Beasiswa Perdamian Poso (2014-2015)

“Program beasiswa perdamaian ini ‘unik’ dan menginspirasi banyak orang bahwa misi perdamaian menembus segala perbedaan dimana lembaga pendidikan Muslim UIN Jakarta dengan tulus membantu anak-anak disekolah kristen khusus di SMK GKST 2 Tentena. Saya menitipkan salam hormat dan ucapan terimakasih kepada STF UIN Jakarta dan AMAN Indonesia, dengan harapan bila memungkinkan kedepannya penerima beasiswa di SMK GKST 2 akan bertambah.”Bapak Yamer Labiro, M.Pd-Kepala SMAK GKST 2 Tentena. Program Beasiswa Perdamian Poso (2014-2015)

Hardi Bolabu dan Sinta Matia Elita Pasoa adalah anak-anak Indonesia Timur yang telah mendapatkan beasiswa. Bukankah kita bisa mendukung agar mereka lebih bersemangat lagi dan lebih banyak anak lagi yang bisa kita bantu?

Mari dukung mereka melalui program Beasiswa Perdamian dengan cara:
1. Klik “Scan QR Code melalui aplikasi GoPay / LinkAja / OVO”;
2. Masukan nominal donasi;

Atau Via Transfer Donasi Atas Nama :
Lembaga Social Trust Fund UIN Jakarta

  • Bank Mandiri : 164 0000 585440
  • Bank Syariah Mandiri : 70 4126 2437
  • Bank BNI : 0265 536 255
  • Konfirmasi donasi ke 0813-8055-9914 / 021-7499531

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here